Shortcode untuk Menyisipkan Gist di Blog WP.com


Mungkin dikarenakan melihat saya ikutan ngevote fitur shortcode untuk gist ini di forum, para admin wordpress.com pun merasa iba dan terharu haha :lol: sampai akhirnya memutuskan untuk merilis fitur tersebut sehingga sekarang kita (pengguna blog wp.com) bisa menyisipkan source code yang disimpan di layanan Gist-nya Github di postingan blog.

Menggunakan layanan gist menjadi berbeda dibandingkan menyimpan snippet di tempat lain karena teks atau source code yang disimpan tidak saja sebatas URL tapi dianggap sebagai layaknya repository git biasa, sehingga bisa dilakukan revisi, fork, dsb. Sebagai contoh, untuk URL https://gist.github.com/2652218 saya bisa menjalankan command ini

git clone git://gist.github.com/2652218.git

nge-git di Windows

Nah back to topic, dengan fitur shortcode di WordPress, menyisipkan source code yang disimpan di gist ke postingan blog menjadi sangat sederhana, yang kita perlu tahu cukup nomer gistnya saja kemudian sisipkan diantara tag shortcodenya, sebagai contoh nih dari gist saya yang di https://gist.github.com/2652218 saya bisa menuliskan:

[gist]2652218[/gist]

hasilnya di postingan blog akan tampak seperti ini:

Cukup menarik walaupun jarak antar baris sepertinya agak terlalu lebar (apa tergantung theme wp-nya ya?), mungkin untuk postingan2 selanjutnya bisa dimanfaatkan ini hehe.. Btw jika kita hanya ingin merujuk ke salah satu file saja secara spesifik kita dapat menggunakan attribute “file” yg diikuti nama filenya, sebagai contoh:


Petunjuk lebih lanjut hubungi dokter: http://en.support.wordpress.com/gist/

Ganti Alamat ke Faisalman.com


Ada yang berbeda di address bar ketika mengunjungi blog ini kembali? yap, dari judul postnya aja udah ketebak haha :lol: blog ini sekarang berganti alamat menjadi http://faisalman.com/ dari alamat lamanya yang ada di subdomain wp.com http://faisalman.wordpress.com/ hehehe sebenarnya sudah lama ingin punya domain sendiri cuman ragu2 dan akhirnya kesampean sekarang wkwkww, tapi tenang saudaraku.. blognya sendiri tidak pindah kemana-mana koq, hanya ganti nama domain sahaja. :D

Untuk mengalihkan alamat lama ke alamat baru (baik itu domain yang didaftarkan melalui wordpress atau lewat registrar lain), saya menggunakan fitur upgrade domain mapping yang disediakan oleh wordpress.com, kemudian setelah sekitar 1×24 jam setelah server DNS di seluruh dunia dikabar-kabari atau mungkin lebih cepat dari itu (karena kurang dari beberapa jam saja alamat ini sudah bisa saya akses), jika saudara2 sekalian mengunjungi alamat lama blog saya di http://faisalman.wordpress.com, om Matt akan dengan berbaik hati mengantarkan anda ke alamat yang baru ini dengan selamat, terima kasih Mister!

FYI, traffic blog saat ini rata2 mencapai kisaran 600~700 pengunjung per hari (padahal jarang banget apdet), kita lihat nanti seberapa besar dampak perubahan domain pada SEO blog ini di beberapa minggu ke depan ;) (ceritanya eksperimen)

1001 Tips & Trik Blog WordPress


Sebagai pengguna WordPress, mungkin pernah suatu ketika kita melihat blog WordPress lain memiliki fitur tertentu yang keren atau justru fitur-fitur dasar hanya kita tidak tahu caranya. Misalkan “gimana cara nyisipin video YouTube di antara posting?” “gimana caranya posting lewat HP? kalau via e-mail gimana?” atau pertanyaan “apa aja sih kode smiley (emoticon) default di WP?” dan semacamnya.

Sebelum masuk ke bahasan selanjutnya, istilah ‘WordPress’ disini perlu diperjelas terlebih dahulu maknanya apakah WordPress sebagai sebuah blog hosting (seperti Blogger, Multiply) atau WordPress sebagai sebuah aplikasi web CMS (seperti Joomla, Drupal). Untuk itu kita perlu membedakan “blog wordpress” yang akan kita oprek termasuk yang mana:

1. Blog pada WordPress.com

2. Blog selain di WordPress.com yang menggunakan WordPress sebagai CMS-nya

Mengapa perlu dibedakan? karena tips dan trik untuk blog-blog tipe pertama memiliki batasan-batasan yang tidak terdapat pada tipe kedua.

Back to topic.

Sedikit perkenalan, WordPress merupakan suatu aplikasi web CMS berbasiskan PHP-MySQL yang dibuat oleh Matt Mullenweg dan kawan-kawan yang tergabung dalam Automattic. Sementara itu sebuah kaidah logis mengatakan bahwasanya yang paling tahu baik seluk beluk suatu ciptaan adalah penciptanya. Maka petunjuk yang resmi dan bisa dijamin kebenarannya tentu adalah petunjuk yang dikeluarkan oleh pencipta dari ciptaan tersebut, dalam hal ini petunjuk berupa official support website. Dari itu kita dapat merujuk ke http://en.support.wordpress.com/ untuk blog-blog yang termasuk tipe pertama pada pembagian di atas,  sedangkan untuk blog-blog yang termasuk tipe kedua dapat melihat petunjuk resminya di http://codex.wordpress.org/Main_Page.

Selamat mengeksplore 1001++ fitur menarik dari sang pemenang The Overall Best Open Source CMS Award 2009 ini. ;)

Wassalam,

F4154LMAN

Trik Posting SourceCode di WordPress


Apakah anda orang yang sedang membuat tutorial pemrograman pada blog anda di WordPress? anda ingin menyertakan script program yang syntaxnya dihighlight secara otomatis pada tulisan anda tapi kebingungan tidak tahu caranya? Jangan khawatir.. kami punya solusinya..

*hehe gaya iklan banget :D

Caranya adalah dengan menulis script program anda diantara tag
[ sourcecode lang=”abc” ] dan [ /sourcecode ]. Parameter language yg disupport: actionscript3, bash, coldfusion, cpp, csharp, css, delphi, erlang, fsharp, diff, groovy, javascript, java, javafx, matlab (keywords only), objc, perl, php, text, powershell, python, ruby, scala, sql, vb, xml.

Jika bahasa pemrograman yang anda inginkan tidak disupport oleh fitur syntax highlightingnya WordPress, pilih saja diantara bahasa-bahasa tersebut yang paling mirip syntaxnya. Misalnya saya sendiri biasa menulis ActionScript dan menggunakan parameter ‘javascript’ karena syntax ActionScript 2.0 mirip dengan JavaScript.

Contoh sebuah script C++ sebelum dikasih tag “sourcecode”:

#include
#include

int main(int argc, char *argv[])
{
QApplication app (argc, argv);
QLabel *label = new QLabel(“Hello Qt!”, 0);
app.setMainWidget(label);
label->show();
return app.exec();
}

//initulisansengajadibuatpanjangpanjanguntukngetesthorizontalscrollnyajalanapakagakgitulohjadidianggapnyasatubarispenuhgakkepotong

setelah dikasih tag dg lang-param ‘cpp’:

#include <qapplication.h>
#include <qlabel.h>

int main(int argc, char *argv[])
{
QApplication app (argc, argv);
QLabel *label = new QLabel("Hello Qt!", 0);
app.setMainWidget(label);
label->show();
return app.exec();
}

//initulisansengajadibuatpanjangpanjanguntukngetesthorizontalscrollnyajalanapakagakgitulohjadidianggapnyasatubarispenuhgakkepotong

Beberapa error yang biasanya timbul adalah scriptnya gak ke’render’ sebagaimana mestinya. Dari beberapa kejadian yang saya alami, bisa saya ambil kesimpulan ini karena nulis tagnya di tempat lain baru dicopy ke blog.. ternyata tanda apostrof (tanda koma yg suka ada di atas seperti ini -> ‘) di editornya WP dianggap beda dengan symbol apostrof di text editor lain. Jadi solusinya buatlah tag [ sourcecode language=”xyz” ][ /sourcecode ] pada editor blog.. biasanya cara ini ampuh. Error lain yang suka ada misalnya symbol & tiba-tiba jadi & atau simbol < jadi < kalau gini biasanya tinggal diedit saja di editor WYSIWYG-nya WordPress..

Demikianlah kiranya yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini, moga-moga trips nan singkat ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penulis blog tutorial,

Wassalam 8)
-F4154LMAN-

Referensi:
http://en.support.wordpress.com/code/posting-source-code/

2 Tahun Blog {F4154LMAN}


Alhamdulillah, gak kerasa blog si gw (hmm.. sejak kapan saya menggunakan kata gw sebagai kata ganti orang pertama?) udah dua tahun usianya (blog dibuat 30 November 2006 dan posting pertama tanggal 14 Desember 2006).. kalau dia tuh diibaratkan manusia, bisa dibilang sekarang sedang masa lucu2nya.. wew! Continue reading “2 Tahun Blog {F4154LMAN}”

Cara Menerbitkan Post Pada Jadwal Tertentu Secara Otomatis di WordPress


Ada beberapa postingan tertentu yang hanya akan bagus jika diposting pada momen-momen tertentu (misalnya posting buat hari ulang tahun, hari besar tertentu, atau event2 lainnya), nah bisa jadi kadang kita udah buat draftnya jauh-jauh hari tapi begitu hari-H kita lupa menerbitkan draft yg udah kita buat tadi.. bisa dibayangkan akibatnya ketika besok2nya ingat tulisan kita sudah basi… oh no :( dan kalau saat hari-H kita tidak ada fasilitas akses internet gimana??

Oke2 tenang.. jangan khawatir dulu saudara2 8) ehm, WordPress sebagai yang terdepan di dunia blog ternyata memiliki settingan fitur ‘publish schedule’ yang bisa mempublish secara otomatis!

Gimana caranya?

Setalah draft tulisan selesai, pada saat edit post lihat di bagian kanan ada opsi Publish (ada kan?), klik sunting (kebetulan lg make WordPress bahasa Indonesia :D ), kemudian ubah tanggalnya ke waktu yang kita inginkan, misalkan kita ingin buat postingan yang otomatis terbit pas taun baru maka settingannya: Jan 01, 2009 @ 00:00, klik OK, kemudian akan muncul tombol ‘schedule’ yg warnanya biru, klik tombol schedule itu (jangan lupa! klo nggak bakal gagal). terakhir… kita tinggal menunggu saja tulisan akan terbit pada jadwal yang kita set tadi.. sederhana kan ;) tapi jauh lebih praktis dibandingkan buat reminder… hehe

lihat widget paling kanan atas

lihat widget di kanan atas

NB:

postingan ini juga dipublish secara otomatis lho.. keren kan? 8) ehm

salah satu ciri schedulenya sukses adalah pada halaman sunting tulisan (../wp-admin/edit.php) ada keterangan countdown berapa lama lagi postingan bakal dipublish (lihat gambar dibawah)

.

.

.

eng ing eng

.

.

.

wew, posting akan terpublish otomatis 46 menit lagi!

wew, posting akan terpublish otomatis 46 menit lagi!

Cara Buat Favicon untuk Blog di WordPress.com


Tau istilah favicon kan? itu lho ikon kecil di address bar atau di tabnya browser yang menunjukkan identitas sebuah situs.

favourite-icon
situs WordPress, Wikipedia, Google, dan Blogger punya Favicon lucunya masing2

Ternyata blog kita yang di WordPress.com pun bisa ditambahin favicon, baca deh di post terbaru di WordPress.com yang judulnya ‘Go Get a Blavatar‘. Jadi Blavatar tuh avatar blog yang bakal ditampilkan sebagai favicon dan akan muncul juga pada pingback comment di blog lain.

Caranya gampang pisan, sodara2 :

1. Masuk ke dashboard blog
2. Masuk ke menu ‘options’ (penataan)
3. Lihat bagian ‘blog picture’, upload sebuah gambar buat favicon (.jpg atau .png)

blog-picture

browse gambar

4. Crop gambar yang mau diambil

favourite-icon2

Potong gambarnya

5. Selesai ;)

akhirnya blog saya punya avatar (T_T)

akhirnya blog saya punya avatar (T_T)

Lihat bahwa sekarang blog ini punya identitasnya sendiri

huehehe.. 8)

Pamer nih? pameeer....

Pamer nih? pameeer.... ciee

Readomattic, Fitur Baru di WordPress.com


Nyadar gak sih di waktu login ke dashboardnya blog di WordPress.com, di menu admin paling kanan ada menu baru yg namanya Readomattic?

readomattic

ini nih readomattic tuh

Sampai postingan ini ditulis belum ada keterangan resminya di WP.com, tapi udah bisa dicoba2 sih..  (asalnya sih blank, tapi pas saya ubah bahasa blognya jadi english eh bisa!!) Readomattic ini merupakan fitur yg baru di WordPress.com, semacam feed reader gitulah.. buat langganan feed Blog2 yg dihosting di WordPress.com, Top Post berdasarkan kategori, Tag, dan Twitter feeds. Jadi mungkin Readomattic tuh gabungan Fitur terdahulu (Blog Surfer+Tag Surfer) ditambah ‘Twitter Surfer’.

reado

halaman edit subscription

Tapi sayang euy cuman bisa subscribe blog yg di WordPress.com sama Twitter, kurang asyik kan? :?