Masih Ada Kesempatan Ikut EEA


Wah, sebenarnya topik ini sudah basbang, hahaha telat nih… tapi gapapalah hitung-hitung bantu panitianya 😛 . Buat Anda mahasiswa S1 atau D1/D2/D3? (tidak harus mahasiswa elektro lho :)) punya ide untuk menciptakan sebuah aplikasi elektro dalam bentuk alat, sistem atau simulasi inovatif yang berkaitan dengan Energi terbarukan, Kesehatan, atau Penanggulangan Bencana?

Kalau jawabannya iya, maka jangan sampai lewatkan untuk mengikuti perlombaan cipta karya elektroteknik yang diadakan oleh HME ITB bernama Electrical Engineering Awards (EEA) 2007. ..baca terus tulisan ini selengkapnya klik disini…

Iklan

Aplikasi Flash Diary & SharedObject


Kepenasaran ini dimulai dari kira-kira setahun yang lalu, saat itu Saya dan kawan-kawan menemukan aplikasi flash projector yang menarik: sebuah Diary yang bisa menyimpan data (ada halaman loginnya juga) dan ketika dipindahkan ke komputer lain jadi kosong lagi.

Pertanyaan Saya saat itu adalah: bagaimana caranya aplikasi flash projector tersebut menyimpan tulisan-tulisan isi diarynya dan dimana menyimpannya? kalau menulis di filenya rasanya tidak mungkin, secara dia adalah file .exe. Saya juga tidak melihat ada file baru di folder tersebut maupun folder baru di dalamnya. Maka cara yang paling mungkin adalah dia menyimpannya di dalam sebuah folder di direktori windows, entah dimana. Ternyata benar, file yang berisi data-data dari diary tersebut ada di sebuah folder… misalkan c adalah drive windowsnya, maka diary tersebut menyimpan datanya di c:\Documents and Settings\ Nama User\ Application Data\ Macromedia\ Flash Player\ #SharedObjects\ bla…bla…bla\ userData.sol

Meski bukan plain text, file .sol tersebut bisa dibaca dengan notepad. Saya pernah mencobanya di komputer seorang teman, it works! sekilas melihat-lihat isinya :mrgreen: hihihi.. bahkan terbaca data username dan passwordnya.…

*eh, lho.. lho.. yang liat temannya punya aplikasi diary ini senyum-senyum sendiri* Continue reading “Aplikasi Flash Diary & SharedObject”

Kenalan dengan Solar Cell


Kita pasti sudah sering (atau setidaknya pernah) mendengar istilah ‘Sel Surya’ atau yang lebih populer dengan sebutan ‘Solar Cell’. Sebenarnya apakah Solar Cell itu?… berikut saya rangkumkan penjelasan singkatnya: …Artikel ini sebenarnya belum selesai Saya buat, tapi silakan saja kalau mau baca-baca… klik disini

Membuat Media Interaktif dengan Flash


Perhatian: latihan ini khusus bagi pemula (seperti Saya 8) ), bagi yang sudah expert diharapkan untuk memberikan yang lebih dari ini.

Pernah liat program/animasi yang menarik, interaktif, keren? Saya 68% yakin itu dibuat menggunakan flash. Tidak percaya? memang itu hanya dugaan Saya saja :P. Tapi bukan tanpa alasan, boleh dikatakan flash menawarkan kemudahan dalam pembuatan bermacam media interaktif, kali ini kita ambil contoh membuat company profile. perlu dicatat, bahwa company profile disini dapat anda ganti dengan CD interaktif, CV (curriculum vitae), portfolio, presentasi, atau apapun namanya. Prinsipnya kita akan membuat sebuah media/aplikasi yang interaktif seperti web tetapi lebih banyak animasinya.

Buat yang masih bingung seperti apakah media interaktif itu, silahkan lihat aplikasi tour windows XP: klik start menu>all programs>accessories>tour windows xp (pilih yang animated tour!). Sesudah animasi berjalan beberapa lama dan sudah puas mengklik sana-sini, cobalah iseng-iseng klik kanan, akan kita dapati keterangan yang menyatakan bahwa aplikasi tour windows XP ini dibuat dengan flash. (yang ga punya windows XP, silakan coba di kompie teman masing-masing). Nah, bagaimana sekarang, tertarik untuk bisa membuat yang seperti itu? mudah…

Pertama-tama pastikan pada komputer anda telah terinstall aplikasi flash (ya iyalah…) boleh Flash MX (Flash 6), Flash MX 2004 (Flash 7), Flash 8, Flash CS3 (Flash 9), dan sebagainya. Kita akan lebih banyak teknik animasi dengan script yang sederhana saja, karena ini untuk umum.

Siapa yg perlu membuat media interaktif?

Siapapun yg baru kenal flash, dan ingin membuat sesuatu yang berguna, yg sedang mencari aplikasi presentasi yg lebih bisa diutak-atik daripada PowerPoint, yg sedang mencari aplikasi pembuat aplikasi yg mudah membuat desain yg menarik, akademisi/praktisi yg ingin membuat publikasinya dalam bentuk aplikasi media interaktif, siswa SMP/SMA atau mahasiswa yg ingin membuat aplikasi/presentasi dengan desain yg menarik, guru2 yg ingin mencoba metoda baru, mengajar interaktif (halah. dimana-mana mah ngajar pasti interaktif)…bukan..maksudnya ingin membuat metoda penyampaian yg berbeda dari sekadar menulis di papan tulis, perusahaan maupun personal yg ingin meningkatkan brand imagenya dengan membuat profile interaktifnya yg didistribusikan ke berbagai tujuan, Anda…ya… Anda!, atau siapapunlah yg sedang iseng-iseng aja 🙄

Baiklah, langsung kita mulai saja…..

1) Tentukan konsep desain

Jangan sampai terjadi ketika sudah berhadapan dengan komputer kemudian bengong, eeuu….(dengan gaya patrick 😆 ). Jadi buat dulu konsepnya! sebenarnya kita mau buat apa, apa saja content yang akan disajikan, kemudian bagaimana menampilkannya pada user, dan seterusnya. pikirkan hal-hal ini kalau perlu dicatat, kemudian susun rancangan menu-menunya menjadi semacam hierarki. semua digambarkan dalam bentuk sketsa di kertas (rileks, bebaskan pikiran, kemudian buat sketsa sebebas-bebasnya, sekali-kali selingi dengan minum supaya kita tetap fresh), akhirnya simpanlah kertas sketsa kita, inilah yang akan menjadi rujukan pembuatan company profile yang akan kita buat. Adapun untuk latihan sekarang kita pakai rancangan Saya dulu, seperti apa? mari ikuti…

2) Beberapa cara umum, secara umum

ada banyak cara dalam menggabungkan kesemuanya, setidaknya ada 3 cara yang umum digunakan:

[peringatan: cara-cara di bawah ini hanya subjektifitas penulis saja, belum tentu benar]

Cara 1:

File flash dibuat dalam satu file saja dengan tipe projector –aplikasi .exe karena flash playernya sudah built-in sehingga untuk menjalankannya kita tidak perlu flash player.

Keuntungan dari cara ini adalah lebih praktis terutama jika contentnya hanya sedikit, besar file berkisar antara 1-3 MB sehingga relatif mudah kita kirim atau e-mailkan kepada orang lain tanpa perlu khawatir apakah di komputer orang tersebut ada flash player atau tidak.

Sedangkan kekurangan dari cara ini adalah jika kita membuat aplikasi yang kompleks dengan content yang bermacam-macam, maka ketika menjalankannya pertama kali akan lebih berat disebabkan meskipun kita hanya menjalankan sebuah bagian (misalnya intronya saja), tetap saja kan kita perlu me-load 1 file utuh.

Cara 2:

File flash dibuat per bagian-bagiannya dengan 1 file induk yang menyatukan semuanya. Jadi masing-masing bagian dan sub-sub bagian dipisah menjadi file .swf tersendiri (begitu juga dengan file-file gambar seperti jpg dipisahkan sendiri) kemudian ditambah sebuah file ‘Loader’ –file inilah yang menjadi file utama yang kemudian memanggil file .swf-.swf atau file-file lain dari bagian project kita.

Keuntungan menggunakan teknik ini adalah ketika kita membuat sebuah project dengan content yang kompleks, maka cara ini lebih ringan. Karena file yang perlu dibaca oleh komputer hanya bagian yang diload (ingat tiap bagian mempunyai .swf yg terpisah) berbeda dengan cara pertama tadi. ini juga prinsip kalau kita membuatnya di web, yang perlu didownload hanya bagian swf yg berhubungan saja. coba kalau semuanya digabung dalam 1 file, nanti di sebuah warnet yg lemot yg muncul tulisannya malah: now loading, 1% of 9MB, time remaining 59 minutes 😀
Kekurangannya adalah dalam distribusi (CD misalnya) kita perlu mengemasnya sedemikian rupa agar orang yang melihat file-file tersebut tidak bingung (bayangkan: melihat banyak file .swf, .jpg, .exe, mana yang harus saya klik?) dan dengan mudah mengklik file ‘Loader’-nya.
Pintar2 mengemasnya saja, untuk CD biasanya Saya membuatnya autorun secara otomatis+petunjuk readme.txt yang berisi penjelasan jika CD tidak berjalan otomatis bla…bla…bla…

Tambahan cara membuat autorun di CD:

– buka notepad

– ketik:

[autorun]
open=namaFile*.exeYangMauDiJalankanOtomatisPadaCDnya
icon=namaFileIkon*.icoYangMauDijadikanIkonPadaCDTersebut
contoh:
[autorun]
open=mySalman.exe
icon=mySalman.exe
– klik save as

– pilih ‘save as type’-nya all files (jangan txt!) kemudian beri nama autorun.inf (namanya harus autorun + ekstensinya harus inf, tapi aturan penulisan windows tidak case-sensitive, jadi nyantai aja…)

– copy-kan file autorun.inf ke CD tersebut (perhatian: file autorun.inf harus berada di root utama CD tersebut, sedangkan file .exe yg diautorun boleh setara dengannya atau di folder bawahnya)

Cara 3:

Menggunakan template. ada tersedia berbagai macam template flash di dunia ini, pabalataklah pokoknya, kita bisa mendapatkannya dengan berbagai cara. mulai dari download yg gratisan, melakukan reverse engineering seperti mendecompile sebuah file swf punya orang (jika yang didecompile sebenarnya berbayar, cara ini tidak begitu dianjurkan), bikin template sendiri, sampai ke meminta bantuan orang untuk membuatkannya (nah kalau ini sangat boleh, jangan lupa komisi-nya ya 😛 ).

bersambung…

.

.

.

.

Update (20 Juni 2007): Tadi malam Saya sudah mencoba membuat prototypenya, ini yang mungkin akan Saya berikan step-by-stepnya. berikut ini screenshot dari latihan membuat media interaktif dengan flash

skrinsyut.jpg

Tidak diperlukan waktu yang lama untuk membuatnya, aplikasi yg diperlukan pun hanya Flash saja, adapun untuk iconnya Saya buat dengan teknik tracing (cara ini Saya dapat dari Andre). Bagi yang mau source fla-nya (cuman bisa dibuka minimal dari Flash 8…) bisa diunduh di http://www.box.net/shared/5op0lm8cos

bersambung…:) insyaAllah akan Saya update lagi….

———————————————–

Update 2 (25 Juni 2007): Membuat Media Interaktif (dengan cara 1) –> klik disini

fl03.jpg
———————————————–

Update 3 (28 Juli 2007): Membuat Autorun & tampilan menunya –> klik disini

automenu.jpg

———————————————–

Update 4 (30 Oktober 2007): Template2 flash gratisan buatan saya –> klik disini

f4154lman_template_flash_001_preview.jpgf4154lman_template_flash_002_preview.jpg

———————————————–

Update 5 (20 Desember 2007) Animasi Preloader Flash -> klik disini

preloader.jpg

———————————————–

Update 6 (19 Januari 2008) : Template gallery -> klik disini

flash005.jpg

———————————————–

Update 7 (10 Februari 2008) : Nambahin klik kanan di Flash -> klik disini

 

klikkananhack.jpg

———————————————–

Update 8 (15 Februari 2008) : FlashPaper: Convert Office ke SWF -> klik disini

conto.jpg

———————————————–

Update 9 (18 Februari 2008) : Template Presentasi Flash -> klik disini

templatepresentasiresize1.jpg

———————————————–

Update 10 (2 Desember 2008) : Pinguin Joged -> klik disini

joged

———————————————–

21 Desember 2008 : Buat Animasi Jam Analog dan Digital dengan Flash

hasil akhir

———————————————–

11 Mei 2009 : Load External Variables dengan ActionScript

———————————————–

19 Juni 2009 : Ganti Kursor Mouse di Flash dengan yang Unik2

———————————————–

12 Oktober 2009 : Menyisipkan Video Eksternal Pada Flash Menggunakan Component FLVPlayback

———————————————–

18 Oktober 2009 : Memanfaatkan Fitur Drawing API Pada Flash

———————————————–

19 Oktober 2009 : Typewriter Effect dengan ActionScript 2.0

———————————————–

22 Desember 2009 : Load External JPGs dengan Method loadMovie()

Tampilan akhir

———————————————–

24 Februari 2010 : 12-Pas-12-Pas-an

Bersiap untuk menendang

———————————————–

15 April 2010 : Buat Aplikasi MP3 Player Sederhana dengan Flash+AS2

———————————————–

catatan: bagi Anda yg sudah membaca artikel ini Saya persilakan untuk memberi comment di bawah. kemudian, bagi para pembajak artikel-artikel saya harap setidaknya cantumkan juga link kesini !

Antara Salman, Salman, dan Salman


Di suatu hari yang cerah adzan Zuhur dari masjid Salman memanggil para mahasiswa ITB untuk menunaikan shalat. Saya berjalan menuju masjid Salman yang letaknya di Selatan gerbang ITB

Di tengah perjalanan seorang teman menyapa “mau ke mana, Man?”,

Saya jawab “mau ke Salman…”,

“Salman koq ke Salman :D”

yup, selama ini nama Salman khususnya di kalangan civitas akademika ITB identik dengan nama masjid dan kantin,, bahkan di testimonial Saya ada yang menulis: Continue reading “Antara Salman, Salman, dan Salman”

Kisah Kuliah KonTek (episode tim 5imple)


Tulisan ini adalah sambungan dari “Kisah Kuliah Kontek episode 2”. tulisan ini sebenarnya dah lama, cuman baru saya publish sekarang 🙂 gapapa kan? lumayan buat dokumentasi pribadi… eh, tim 5imple… yang ganteng-ganteng, keren, dan kreatif abis! WOW. Continue reading “Kisah Kuliah KonTek (episode tim 5imple)”