Mikroprosesor dan Mikrokontroler, Apa Bedanya?

Sebagai mahasiswa telat lulus (parah pisan oi) di semester ini saya masih ngambil kuliah loh (ehh kalakah sombong geura :evil:), dan karena persyaratan kelulusan harus mengambil minimal 5 dari 9 mata kuliah breadth, maka mau-tidak-mau saya harus mengambil mata kuliah yang bernama SISMIK (yah dibandingkan Sisken, Elka2, pilih mana hayo.. ;p).

Sekarang mari kita sedikit bahas topik pertama dari buku pegangan kuliah ini  (The 8051, Ayala) yaitu mengenai perbedaan microprocessor dan microcontroller. Dimana keduanya berasal dari ide dasar yang sama, diproduksi oleh perusahaan manufaktur yang sama, dijual kepada system designer dan programmer yang sama, dan  istilah yang sama-sama ditujukan pada IC. Jadi apa yang membedakan keduanya sehingga kita dapat mengatakan dengan yakin bahwa yg ini termasuk mikroprosesor sedangkan yg ini termasuk mikrokontroler?

Secara terjemahan kasar, microprocessor=pengolah, mikrocontroller=pengendali. Dari sini mungkin kita sudah bisa memperkirakan perbedaannya.

Singkatnya:

1. Mikroprosesor bersifat general purpose (fungsi umum, fleksibel). Sehingga berisikan sepaket chip yang hanya berfungsi sebagai pengolah data (terdiri dari ALU, PC, SP, register, clock, interrupt, data/address bus) dari memory. Dan dikarenakan tidak memiliki fitur terintegrasi sebagaimana mikrokontroler maka untuk menjadikannya dapat beroperasi kita perlu menambahkan lagi RAM, I/O, dan berbagai device/periferal lain (tergantung tujuan penggunaannya). Implementasinya misal seperti yang selama ini kita kenal dengan processor Intel dan AMD untuk PC adalah termasuk jenis ini.

Diagram blok mikroprosesor

Diagram blok sebuah mikroprosesor

2. Mikrokontroler bersifat specific purpose (fungsi khusus, terbatas). Sehingga berisikan sepaket chip lengkap yang terdiri dari fitur-fitur pengolah data yang juga terdapat dalam mikroprosesor, ditambah RAM, ROM, I/O, dan fitur terintegrasi lain di dalamnya. Implementasinya dapat ditemui pada berbagai macam perangkat rumah tangga, telekomunikasi, otomotif, mesin industri, elektronik, dan perangkat-perangkat lain yang memiliki ‘otak’ (embedded system) di dalamnya.

Diagram blok mikrokontroler

Diagram blok sebuah mikrokontroler

Sekian.

Maaf kalau ada salah, namanya juga baru belajar.. untuk referensi lebih lengkapnya silakan baca sendiri bukunya.. ;p

– Ayala, Kenneth J. “The 8051 Microcontroller: Architecture, Programming, and Applications”. 1991. St. Paul: West Publishing Company
http://en.wikipedia.org/wiki/Microcontroller
http://en.wikipedia.org/wiki/Microprocessor

Iklan

10 thoughts on “Mikroprosesor dan Mikrokontroler, Apa Bedanya?

  1. yang jelas mah beda mikrona, anu hiji mikro prosesorna, anu hiji deui mah mikro kontrolerna. sanes benten eta teh ?.. kitu lain kang ? heueuh lieur sayah mah…

  2. @a’ak budi
    memang makna istilahnya berbeda, makanya perlu dibedakan..

    @tony
    hehe maap tulisannya dikit, memang sengaja saya gak ngasih gambaran utuh.. biar mencari sendiri 😛

  3. mas, saya mau tanya contoh dari perangkat-perangkat lain yang memiliki ‘otak’ (embedded system) itu apa ya?

    terus bedanya embedded system sama program apa?
    terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s