Beberapa Masalah Install di Fedora dan Solusinya

Beberapa hari yang lalu saya coba menginstall Fedora (distro linux yang merupakan kelanjutan Redhat versi komunitas dan termasuk salah satu distro yang populer)Β  lewat flashdisk dengan cara membuat Live USBnya dari file ISO pake UNetbootin[1] (ISO imagenya bisa didapat di http://fedoraproject.org/en/get-fedora-all). ISO yang saya gunakan Fedora-12-x86_64-Live-KDE.iso, kenapa Fedora 12? karena itu versi stable release yang terbaru saat ini (Maret 2010) dengan Fedora 13 yang masih versi beta, x86_64 karena laptop saya yang prosesornya Core2Duo sudah mendukung 64-bit, K desktop environment karena saya suka tampilannya KDE πŸ˜€ ..

Lewat installer dengan GUI yang intuitif akhirnya ia berhasil saya install ke laptop dengan cepat dan menyenangkan. Namun.. jreng3x.. setelah selesai menginstall Fedora di laptop, saya menemui beberapa problem.. wah kumaha yeuh? but it’s ok, tinggal lihat panduan dokumentasinya[2] saja kan? atau kalaupun tidak berhasil biasanya solusinya bertebaran di banyak situs[3] dan forum[4], tinggal googling sajah[5]. Kecuali beberapa masalah yang spesifik distro, biasanya untuk distro linux apapun solusi masalahnya hampir sama. Hanya saja, untuk tipe komputer berbeda ada kemungkinan masalah yang timbul berbeda pula karena perbedaan konfigurasi hardware, jadi kadang perlu tau juga hardware yang bermasalah tipenya apa, biar gampang googlingnya.

Berikut list problem setelah saya nginstall Fedora di laptop Axioo saya:

1. Resolusi Layar
Setelah diinstall, resolusi layar di laptop tidak secara otomatis diset ke mode WXGA (1280×800), di System Settings > Display hanya ada 2 pilihan resolusi yaitu 640×480 dan 800×600.. wadduh.
Saya bingung dan cari-cari di google ternyata solusinya mudah, pertama install dulu paket system-config-display dengan yum (yang merupakan installer paketnya fedora)

yum install system-config-display
# keterangan:
# perintah shell di atas semacam ini dijalankan lewat terminal konsole
# shortcutnya: Alt+F2 > konsole

# sesudah selesai diinstall langsung jalanin perintah:
system-config-display

setelah itu muncul jendela pilihan berbagai resolusi monitor, tinggal pilih deh yang sesuai ukuran layar πŸ˜‰

2. Pengaturan Brightness
Waktu nyoba install versi GNOME-nya fedora gak ada masalah, tapi di versi KDE-nya kombinasi tombol Fn+F8/F9 buat ngatur brightness (tingkat kecerahan layar) gak respon, jadi kalau AC adapternya dicolok terang, kalau dicabut buram.
Berdasarkan pencarian topik ini di beberapa forum Fedora, kayaknya masalah ini memang sering juga ditemui di laptop yang install fedora versi KDE. beberapa orang menyarankan parameter boot di GRUB ditambah nomodeset vga=0x315 atau acpi=off, walaupun saya gak ngerti maksudnya tapi saya coba saja tambahkan 2 list baru buat menu bootnya dengan parameter-yang-entah-apa itu.

su -c 'nano /boot/grub/grub.conf'

Ok, apakah masalahnya selesai? ternyata tidak saudara2.. saya makin bingung dan mencoba2 beberapa cara lain meski nggak ngerti, tapi saya lupa gimana caranya tiba-tiba muncul file yang saya pikir mungkin ini yang ngaturnya, mungkin bisa kali kalau dibuat sendiri? πŸ˜•

su -c 'nano /proc/acpi/video/VGA/LCD/brightness'

yang isi teks filenya:

levels: 0 14 28 42 56 70 84 100
current: 28

Meskipun kombinasi Fn+Fx di keyboard gak jalan, kita bisa ngatur tingkat kecerahan layar dengan mengklik ikon batere, disitu ada slider buat “Screen Brightness”.. wew.

3. Mount Drive Otomatis
Saat startup, harddisk tidak dimount otomatis.. saya gak tau apakah memang ini defaultnya setelah nginstall. Tapi solusinya cukup mudah, tinggal edit file /etc/fstab terus tambahin drive mana aja yang mau di mount otomatis saat start

su -c 'nano /etc/fstab'

4. Mainin MP3 dan File2 Multimedia lainnya
Sudah menjadi hal yang biasa kayaknya di rilis beberapa distro linux (termasuk fedora) tidak menyertakan dukungan format MP3 karena alasan lisensi. Wikinya Fedora menyarankan download rpm mp3 codecnya fluendo, beberapa thread di forum menyarankan install paket2 gstreamer.

yum search gstreamer

Tapi gak nemu paket khusus MP3 yang saya cari.. Nyari-nyari ternyata ada juga paket multimedia yang cukup lengkap di paket “non-free”nya[6] RPMFusion, tapi karena tidak ada di list reponya yum jadi tambahin dulu repository RPMFusion lalu import GPG-key nya biar bisa diinstall lewat yum.

su -c 'rpm -Uvh http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm'

su -c 'rpm --import PUBKEY'
# ganti PUBKEY dengan alamat pubkeynya

Langkah-langkah lengkapnya bisa dibaca di http://rpmfusion.org/Configuration
Sedangkan untuk ngecek sudah masuk atau belum ke list repository, kita bisa menggunakan command

yum repolist

5. Flash Player di Browser

Cukup menyebalkan rasanya, dengan banyaknya situs yang menggunakan flash tetapi firefox bawaannya Fedora ini tidak bisa membukanya karena tidak terinstall plugin Flash player (dengan alasan yang sama dengan tidak terinstallnya codec MP3 secara default). Jadi kita perlu terlebih dulu mengunduh paket flash player plugin di http://get.adobe.com/flashplayer/ dengan beberapa pilihan metode install apakah yum, rpm, atau .tar.gz

6. Nambahin Command “sudo”
Di distro linux yang basisnya Ubuntu, command “sudo” sudah default di user yang nginstall (eh, bener gak ya?). Kelebihannya praktis karena dapat menjalankan sebaris perintah yang membutuhkan root privileges tanpa perlu login root

su
# perintah utk login ke super user (root)

Sedangkan di Fedora command “sudo –sebuahperintah” bisa menggunakan “su -c ‘sebuahperintah'”, tapi karena sudah terbiasa nyaman dengan sudo, untuk supaya kita sebagai user biasa bisa menjalankan sudo, kita perlu mengedit file /etc/sudoers dan menambahkan user

su -c 'nano /etc/sudoers'
# pada file, tambahkan sebuah baris dengan format:
# USERNAME ALL=(ALL) ALL
# ganti USERNAME dengan nama user

sekarang kita bisa menuliskan perintah yang sama dengan sebelumnya, kali ini tanpa diapit apostrof πŸ˜‰

sudo nano /etc/sudoers

7. VirtualBox Gamaujalan
Software opensource dengan look ‘n feel yang sama persis seperti VMWare, jadi bisa install Windows virtual kalau-kalau butuh jalanin program spesifik windows karena kalau diemulasi Wine kurang performanya dibandingkan dijalanin di Windows langsung.. Nah, untuk berhubungan dengan OS hostnya tinggal buat shared folder hehe.. asik bener 8)
Masalahnya, ketika saya coba jalanin malah error, padahal usernya sudah saya masukin ke grup ‘vboxuser’ πŸ˜• di jendela error tersebut ada keterangan yang isinya bahwa saya harus mengcompile

/etc/init.d/vboxdrv setup

rupanya saya belum install paket kernel development..

yum search kernel-devel

su -c 'yum install NAMA_PAKET'
# ganti NAMA_PAKET dengan nama paket yang ditemukan pada perintah pertama

tapi nasib tetep gagal.. kenapa ya?
Setelah melalui penelusuran tidak mendalam, ternyata eh ternyata paket kernel development linux yang terinstall harus versi yang sama dengan versi kernel yang kita gunakan, misalnya yang terjadi di saya gunakan kernel devnya 2.6.32.9-70.fc12.x86_64 padahal yang lagi dipake versinya 2.6.31.5-127.fc12.x86_64. Untuk versi kernel yang dipake bisa diliat di /boot/grub/grub.conf ada baris /boot/vmlinuz-nomerkernelnya, tinggal kita edit itu.

su -c 'nano /boot/grub/grub.conf'

# restart komputernya ke kernel versi, baru jalanin lagi:
/etc/init.d/vboxdrv setup

8. Konfigurasi YUM Pada Jaringan Ber-Proxy

Secara default, yum mengakses repository dari network lewat protokol HTTP. Masalahnya, akses internet di kampus menggunakan proxy sehingga yum tidak dapat mengakses repository diluar jaringan kampus. Untuk itu saya perlu mengedit settingan di file konfigurasi yum yang terletak di /etc/yum.conf

su -c 'nano /etc/yum.conf'

Tambahkan baris berikut pada file /etc/yum.conf:

# Proxy server dan nomer port:
proxy=http://alamatproxyservernya:nomerportnya
# Contoh: proxy=http://cache2.itb.ac.id:8080

# Akun dan password:
proxy_username=namausernya
proxy_password=passwordnya

refer ke manual page yum: http://docs.fedoraproject.org/yum/sn-yum-proxy-server.html

Konfigurasi di atas menggunakan asumsi bahwa jaringan yang digunakan setiap saat adalah jaringan ber-proxy tersebut. Sedangkan jika setting proxy hanya dibutuhkan sesekali, ada cara yang lebih elegan agar tidak perlu menyimpan password, salah satunya dengan membuat fungsi pada shell untuk menset proxy seperti pada artikel ini, atau langsung saja ketikkan pada shell:

export http_proxy="http://namausernya:passwordnya@alamatproxyservernya:nomerportnya/"
# Contoh:
export http_proxy="http://faisalman:password@cache.itb.ac.id:8080/"
export no_proxy="localhost, 127.0.0.1, .itb.ac.id, 167.205.0.0/16"

Sebaliknya, jika akses internet sudah direct connection (tidak menggunakan proxy), set ulang dengan command pada console:

export http_proxy=""

Untuk memeriksa settingan proxy yang mana yang sedang digunakan kita dapat melihatnya dengan mengetikkan command pada linux console:

echo $http_proxy

9. Dan lain-lain
Banyak sih, cuman udah males nulisnya.. nanti deh diupdate lagi ;p

***

Footnote:
[1] http://unetbootin.sourceforge.net/
[2] http://fedoraproject.org/wiki
[3] banyak sekali, salah satunya http://www.linuxquestions.org
[4] salah satunya http://forums.fedoraforum.org
[5] namanya googling ya http://www.google.com, kecuali disebutkan yahooing atau binging πŸ˜€
[6] Non-free disini bukan berarti softwarenya tidak gratis (alias harus bayar) tetapi lisensi softwarenya tidak bebas (alias proprietary).

Iklan

13 thoughts on “Beberapa Masalah Install di Fedora dan Solusinya

  1. untuk nomodeset vga, itu dapet dari table ini

    640×480 800×600 1024×768 1280×1024

    256 0x301 0x303 0x305 0x307
    32k 0x310 0x313 0x316 0x319
    64k 0x311 0x314 0x317 0x31A
    16M 0x312 0x315 0x318 0x31B

    so.. 0X315 means, 800×600 with 16M color depth.. πŸ™‚

    untuk MP3
    $ su -c ‘yum -y install gstreamer-plugins-ugly libmad libid3tag id3v2’
    khusus KDE
    $ su -c ‘yum -y install kdemultimedia-extras-nonfree id3v2’
    atau
    su -c ‘yum install xine-lib-extras-nonfree id3v2’

    untuk sudo
    sedikit saran, mending pake baris ini
    %wheel ALL=(ALL) NOPASSWD: ALL
    jadi kita masukin aja user yang dikasih akses sudo ke dalam grup wheel.. πŸ™‚

    entah bugs.. entah fitur.. tapi grub di fedora 12, jika file /boot/grub/menu.lst sudah diubah.. maka setelah upgrade kernel, kernel yang jadi default akan increment urutannya.. misal.. saat pertama install default=0, setelah upgrade jadi default=1, dst.. jadi setelah upgrade, edit file /boot/grub/menu.lst dan jadikan kembali default=0

    untuk VirtualBox, sebenernya fedora udah tersedia versi opensourcenya.. tinggal install..

    # yum install virtualbox

    tapi jika ingin memakai yang Close Source.. tambahkan repository ini.. kedalam file /etc/yum.repos.d/VirtualBox.repo

    [virtualbox]
    name=Fedora $releasever – $basearch – VirtualBox
    baseurl=http://download.virtualbox.org/virtualbox/rpm/fedora/$releasever/$basearch
    enabled=1
    gpgcheck=1
    gpgkey=http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian/sun_vbox.asc

    setelah itu,
    # yum install VirtualBox
    yaps.. hati2 tertukar.. πŸ™‚

    DAF

  2. mas dichi, kebutulan saya pemula bgt menggunakan linux, dan sekarang saya menggunakan fedora 12 di komputer saya. Saya ingin menginstall snort di fedora 12 dengan menggunakan yum, tetapi yum-nya tu seperti di lock
    kira2 seperti ini :
    Memory : 17 M RSS ( 32 MB VSZ)
    Started: Wed Apr 21 00:09:37 2010 – 11:16 ago
    State : Sleeping, pid: 2576
    trs saya sudah menggunakan perintah
    ps aux |grep 2576 ,
    kill 2576 ,
    # OR #
    kill -9 2576 ,
    rm -rf /var/run/yum.pid ,
    tapi tetap aj g bisa, malah muncul lagi (tpi bukan 2576 malah 2579, seperti itu)
    tu kira2 kenapa y mas ?
    Mohon bantuannya y mas, Terima kasih.

  3. Waduh… ko jadi curhat disini.. mohon maaf ya salman.. πŸ™‚

    @monike
    itu disebabkan PackageKit yang sedang berusaha mendapatkan update. Memang menyebalkan.. tapi ini agak tricky..

    1. buka satu terminal, lalu lakukan # yum install snort
    2. jika dia masih terlock, abaikan saja.. tapi jangan hentikan proses yum install snort
    3. buka satu terminal lagi, untuk kill pid yang lock.. lakukan dengan perintah # kill -kill PID

    itu saja.. kenapa 2 terminal? agar jika state sebelumnya terhenti.. langsung masuk ke queue yum install snort.

  4. Dear Suhu,

    Bagaimana cara connect gtalk dan yahoo di fedora 12 dengan empaty menggunakan KDE?

    Karena tidak konek2 kok.
    Saya sudah coba di bag setting advanced :
    server : talk.google.com
    port : 5223
    use old ssl sudah di check

    namun tetap tidak bisa
    bahkan port saya coba ganti jadi 443 jg tidak bisa, alias tidak ada response sm sekali.

    Minta pencerahannya para SuHu

    Terima kasih

  5. Gan, Ane sekarang pakai Fedora 13 yang KDE. yang jadi masalah gimana caranya Ane koneksikan modem Ane. kalau pakai Gnome gampang banget tapi pas pakai KDE Ane belum tahu caranye…gimana Gan ? mohon bantuannya. balas ke e-mail Ane aja Gan…
    (E-mail : umar.amikom@gmail.com)

  6. Hihihi numpang lewat bos… Gw jg pk FEDORA nih, laptop pun axi0 tp untuk masalah layar kedetect koq. . . Ga ada masalah sama sekali, namun untuk mp3 aja yg bermasalah nih. . . Plugin nya ga dpt2, nanti gw coba2 cara di atas. . . Hihihi. . . . Coba pk FEDORA 14 layar ke detect koq, klo buat modem Wah hebat nih distro . . . Semua gampang banget. . .

  7. Ijin untuk bertanya, klo pada saat booting selalu muncul /run/initramfs/rdsosreport.txt … bla2bla2… to USB stick or /boot… itu solusinya bagaimana? Masak setelah install bisa digunakan, lalu setelah dishut-down muncul pesan tsb. Makasih

  8. Ijin untuk bertanya :
    Setelah install fedora 23 KDE pada saat dihidupkan kembali muncul pesan /run/initramfs/rdsosreport.txt bla…bla…bla… to USB stick or /boot. Cara supaya dapat gunakan fedora lg gmana yah, tanpa install ulang lg? Makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s